Pengamen Cipulir berharap MA putuskan PK dengan nurani

22

Pengamen asal Cipulir, Jakarta Selatan, yang mengajukan Peninjauan Kembali (PK) terkait pembunuhan Dicky Maulana, masih harus menunggu. Mahkamah Agung (MA) belum juga mengambil putusan atas berkas sidang PK yang terakhir digelar Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 26 Mei lalu.

“Belum ada putusan PK, nampaknya berkas belum dikirim PN ke MA,” kata kuasa hukum pengamen Cipulir, Johanes Gea saat dikonfirmasi, Selasa (16/6).

Atas putusan MA dalam kasus ini, Gea berharap agar hakim bisa memberikan putusan yang adil dan sesuai dengan hukum yang berlaku. “Harapannya agar hakim memeriksa sesuai hukum dan nurani,” ujarnya.

portal PA Bima

Gea juga mengatakan, sampai saat ini empat pengamen Cipulir tersebut masih berada di penjara masing-masing, yakni tiga terpidana berada di Lapas Tangerang dan satu di Rutan Salemba.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan terhadap Dicky Maulana ini terjadi pada akhir Juni 2013 lalu di bawah jembatan Cipulir. Dalam kasus itu, terseret enam pengamen Cipulir yang empat di antaranya masih di bawah umur.

sumber : http://www.merdeka.com/peristiwa/pengamen-cipulir-berharap-ma-putuskan-pk-dengan-nurani.html