Yandu Bersama Pemda Kabupaten Bima di Kecamatan Palibelo

1050

Kota Bima, 28 Oktober 2015

[pa-bima.go.id] Sebanyak 50 pasangan suami istri dan 78 orang anak dari suami istri tidak mampu Se-Kecamatan Palibelo mengikuti kegiatan pelayanan terpadu (Yandu) Itsbat nikah, pencatatan nikah dan pencatatan kelahiran yang berlangsung Selasa (27/10) di kantor Camat Palibelo . Yandu ini merupakan program kerjasama Pemerintah Kabupaten Bima dengan Pengadilan Agama, kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB, dan Australia Indonesia Partnership for Justice/Kemitraan Indonesia-Australia untuk Keadilan (AIPJ).

DSC06887Kegiatan ini dibuka oleh penjabat Bupati Bima Drs. Bachrudin, M.Pd yang didampingi Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kantor Kementerian Agama, kepala Bappeda Kabupaten Bima, Camat Palibelo, ketua Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Bima, yang dalam arahannya menyampaikan pentingnya memiliki akta nikah dan akta kelahiran, karena hal tersebut menyangkut hak-hak sipil warga negara dan merupakan kewajiban negara untuk memenuhinya. “Allah manfaat buku nikah ini sangat besar bagi pasangan suami istri karena berfungsi sebagai dasar pelayanan oleh negara”.¬† Tutupnya.

portal PA Bima

DSC06851Pada kesempatan tersebut, ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Bima Dean Sri Mulyani dalam pengantarnya mengatakan, “kegiatan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat miskin untuk mendapatkan akses dokumen kependudukan. Melalui pelayanan terpadu ini masyarakat mendapatkan pelayanan satu atap atau pelayanan terpadu sekaligus”. Terangnya.
Sebanyak 5 Hakim tunggal (Hakim : Drs. Akhmad Abdul Hadi, SH., MH., H. Ahmad Gani, SH., Mulyadi, S.Ag., Drs. Rustam dan Drs. Moh. Agus Sofwan Hadi) mulai melaksanakan sidang itsbat nikah sejak pukul 09.00 sampai dengan pukul 11.30 Wita dengan menyidangkan 50 perkara permohonan Itsbat Nikah dari masyarakat lingkup Kecamatan Palibelo.