PA BIMA GELAR PELAYANAN TERPADU UNTUK 72 PASUTRI TIDAK MAMPU

1169

Kota Bima, 21 April 2015.

Untuk kali kedua Pelayanan Terpadu yang dilaksanakan Oleh 3 instansi di wilayah Kabupaten Bima kembali digelar tepatnya pada hari Selasa 21 April 2015 di Kantor Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Sebelumnya pelayanan terpadu dilaksanakan tahun lalu di Desa Rato Kecamatan Bolo Kabupaten Bima pada tanggal 09 Juni 2014. Adalah Pengadilan Agama Bima, Kementrian Agama Kabupaten Bima dan Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bima yang secara sinergi melaksanakan pelayan terpadu one day service ( pelayanan sehari selesai ) terhadap masyarakat tidak mampu di wilayah Kecamatan Woha, khususnya warga Desa Rabakodo dengan tidak dipungut biaya untuk mendapatkan payung hukum berupa Penetapan Itsbat Nikah, Akta Nikah dan Akta Kelahiran. PA Bima sebagai pintu gerbang dimulainya proses pelayanan terpadu, melalui majelis hakim tunggal mengeluarkan penetapan itsbat nikah, beberapa saat setelah perkara diputus. Selanjutnya penetapan tersebut dibawa oleh  Para Pemohon dan diserahkan ke Petugas Kantor Urusan Agama (KUA) untuk diterbitkan buku nikahnya. Setelah itu, berdasarkan buku nikah, Dinas Kependudukan dan Catatn Sipil mengeluarkan akta kelahiran bagi anak-anak Para Pemohon.

DSCN5245

Dalam Sidang Itsbat Nikah pelayanan terpadu kali ini, Wakil Ketua PA Bima menetapkan 4 majelis dengan masing-masing majelis hakim tunggal untuk menyidangkan 72 perkara Itsbat Nikah, masing-masing terdiri dari : Mulyadi, S.Ag. dengan didampingi oleh Panitera Pengganti Dra. Nurkhairiyah dan dibantu oleh Muhammad ‘Afwan . sebagai operator, Drs. Rustam Efendi didampingi oleh Arifudin Yanto, S.Ag. dibantu oleh Fazlurrahman sebagai operator, Drs. H. Ijmak, SH.MH. didampingi oleh Drs. Hasan Tahami dan dibantu oleh Suyadin sebagai operator serta Agus Mubarok didampingi oleh Zainal Arifin, S.HI. dan dibantu leh  Najahurrahman sebagai operator. Dari 72 pasutri yang diitsbatkan pernikahannya hampir semuanya hadir dan permohonannya dikabulkan oleh majelis karena memang terbukti dipersidangan.

DSCN5224

Sidang Itsbat Nikah dimulai jam 09.00 WITA dan berakhir sekitar jam 14.00 WITA dan sebelumnya ada jeda waktu 1 jam untuk istirahat. Meskipun sidang sudah dimulai sejak jam 09.00 namun acara seremonial pembukaan pelayanan terpadu baru dimulai pada jam 10.00 WITA karena sebelumnya mereka mengikuti upacara peringatan hari Kartini di tempat yang berbeda.

DSCN5228

Acara seremnial Pembukaan Pelayanan Terpadu yang dilaksanakan di halaman Kantor Balai Desa Rabakodo dibuka secara resmi oleh Bupati Bima dan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Badan Peradilan Agama ( Drs. H. Tukiran, SH. MH. ), Pejabat Kemendagri, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram bersama Pansek, Kepala Kementrian Agama Kab. Bima, Perwakilan AIPJ, Puskapa dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima. Dalam sambutannya Sekjen Badilag mengataan bahwa kegiatan Pelayanan Terpadu semacam ini merupakan kegiatan yang dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat khususnya masyarakat yang tidak mampu untuk memperleh hak-hak hukumnya, karena itu Pelayanan Terpadu merupakan salah satu program prioritas Mahkamah Agung RI dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak mampu.

Acara seremonial Pembukaan Pelayanan Terpadu yang berlangsung sekitar 1,5 jam, diakhiri dengan doa bersama.

[Tim TI PA Bima]