Sengketa Harta Bersama Berhasil di Mediasi

1526

Sumarni Binti A.Wahab dan Herman Susanto Bin A.Barih Alias Wahyuddin mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri ketegangan menyangkut pembagian harta bersama keduanya. Kesepakatan damai ini diraih pada Kamis (05/11/2015) pagi di ruang mediasi Pengadilan Agama Bima. Perdamaian yang disepakati tersebut tidak lepas dari proses mediasi yang dilakukan oleh mediator Pengadilan Agama Bima, Drs. H. Mukhtar, SH., MH. Hal ini tentunya mengakhiri perselisihan harta bersama yang diajukan oleh Sumarni binti A. Wahab pada Pengadilan Agama Bima dengan register perkara nomor : 1276/Pdt.G/2015/PA BM .

Berdasarkan kesepakatan damai usai mediasi yang berlangsung, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan sengketa dengan jalan musyawarah selain itu disepakati pula obyek berupa rumah permanen yang berada di Desa Kenanga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima dibagi dua, separuh untuk Penggugat dan separuh lainnya diperuntukkan kepada Tergugat/anak-anaknya sehingga Tergugat sudah tidak lagi tinggal di rumah sengketa tersebut. Kini rumah tersebut ditempati oleh anak dan ibunya. Sementara harta lain berupa perabotan yang jumlahnya sebanyak 25 item disepakati untuk dibagi yang tertuang dalam akta perdamaian.

Dengan tercapainya perdamaian antara kedua pihak yang bersengketa, merupakan sebuah prestasi tambahan bagi mediator-mediator Pengadilan Agama Bima yang ulet dan paham menyelesaikan perkara dengan melalui proses mediasi tanpa harus diselesaikan di meja sidang.

portal PA Bima