Eksekusi Perkara Warisan, Berhasil.

14
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

[Kota Bima, 12 Oktober 2017] Pengadilan Agama Bima sekali lagi berhasil melakukan eksekusi. Sebelumnya, Pengadilan Agama Bima telah pula berhasil mengeksekusi 2 (dua) putusan yakni Eksekusi di Desa Naru Kecamatan Sape (2016) dan eksekusi sengketa waris di Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima (2017) yang kesemuanya berlangsung damai. Dan untuk ke-tiga kalinya dalam kurun waktu 2 tahun, Pengadilan Agama Bima berhasil melaksanakan eksekusi sengketa waris di RT.02 RW.01 Desa Risa Kecamatan Woha Kabupaten Bima pada hari Rabu kemarin (11/10/2017).

Eksekusi ini dilaksanakan atas dasar Putusan Banding Pengadilan Tinggi Mataram (PTA NTB) Nomor 24/Pdt.G/1999/PTA.Mtr tanggal 02 Mei 1999 antara Kamuriah binti Ibi, dkk melawan Terbanding H.M. Saleh bin Ibi, dkk yang isinya menguatkan Putusan Perkara Waris Pengadilan Agama Bima  Nomor 778/Pdt.G/1998/PA.Bm tanggal 04 September 1998.

portal PA Bima

Jurusita Pengadilan Agama Bima, Sulayman, SH. selaku eksekutor bersama dengan dua orang saksi eksekusi yakni Drs. H. Ikhlas (Panitera Pengganti PA Bima) dan Zaidun, SH (Jurusita PA Bima). Pelaksanaan eksekusi ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Bima Dr. H. Moh. Faishol Hasanuddin, SH.MH didampingi Panitera PA Bima, Drs. H. Musaddad, SH. Tim Eksekusi menuju lokasi eksekusi yang berjarak tempuh 2 jam perjalanan dari pusat Kota Bima. Obyek sengketa yang berupa tanah tegalan terletak agak jauh dari Kantor Desa Risa dan untuk menuju ketempat obyek sengketa harus melewati dataran pegunungan dan jalan setapak.

Saat pelaksanaan eksekusi, eksekutor dan rombongan yang didampingi oleh Kepala Desa Risa dan Kabagkop Kabupaten Bima mendapatkan penjagaan keamanan dari Polisi dan Brimob Resor Bima. Sempat terjadi insiden upaya untuk menggagalkan proses eksekusi, namun pihak-pihak tersebut berhasil diamankan oleh petugas keamanan. Insiden tersebut tidak serta merta menghalangi eksekutor untuk mencabut kepemilikan tanah tegalan yang menjadi obyek sengketa dari penguasaan siapa saja yang menguasainya lalu diserahkan kepada masing-masing pihak yang berhak berdasarkan putusan pengadilan.

Keberhasilan eksekusi-eksekusi yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Bima dalam kurun waktu beberapa tahun ini tidaklah lepas dari usaha aparatur Pengadilan Agama Bima yang melakukan pendekatan kekeluargaan dengan mengusung norma adat yang ada dalam tatanan masyarakat Bima namun tetap tegas dalam bersikap.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.